Published On: Tue, Feb 11th, 2014

Kesehatan dan Waktu Luang

عن ابن عباس رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس : الصحة والفراغ . رواه البخاري

Kesehatan dan Waktu LuangAbdullah bin Abbas ra. Meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda : Ada dua ni’mat yang dilupakan oleh banyak orang yaitu : Kesehatan dan Waktu Luang”.( H.R. Bukhari )[1]

Kesehatan dan kesenggangan adalah dua nikmat yang begitu besar manfaatnya yang bagi setiap orang telah menjadi sebuah kebutuhan primer karena hidup akan sangat tidak berarti apabila kesehatan selalu terganggu dan cenderung sakit-sakitan dan selalu diisi dengan kesibukan dan aktivitas tiada henti tanpa ada ruang sedikitpun untuk menikmati manfaat dan indahnya istirahat serta manisnya rileks.

Kesehatan yang baik dan adanya waktu senggang  tidak hanya memberi peluang untuk menikmati hidup  lebih nyaman dan tenang tetapi sebagai modal dan kekuatan untuk terus berkreatif dan berkarya yang lebih baik.

 Seseorang akan semakin produktif, dapat berkarya dengan hasil terbaik untuk duniawinya apabila ia punya kesehatan dan kesempatan untuk bekerja dan berusaha. Begitu pula sebaliknya seseorang akan dapat melakukan aktivitas ibadah dengan sempurna, memperbanyak amal kebaikan dan giat menjalankan  aktivitas dakwah kepada Allah SWT jika ia mempunyai kesehatan yang baik dan punya banyak kesempatan untuk itu.

Banyak orang tidak memahami kekuatan , fungsi dan manfaat dari kedua nikmat ini sehingga banyak orang yang membuang waktu dengan sia-sia karena menggunakannya dalam aktivitas-aktivitas yang tidak bermanfaat. Seterusnya  merusak kesehatan dengan melakukan kegiatan-kegiatan negatif yang merugikan nilai kesehatan. Maka mengingat kedua hal ini termasuk nikmat yang harus dilestarikan oleh karenanya islam sangat antusias menganjurkan umatnya untuk menghargai dan memanfaatkan waktu dan menjaga kesehatan jasmani sebaik-baiknya.

Akhirnya dapat diibaratkan seorang Mukallaf itu seperti pedagang yang modal usahanya terdiri dari dari kesehatan dan kesempatan yang jika ia mampu mengelola dan mengembangkan modal itu dengan baik maka ia akan memperoleh labah dan keuntungan yang sangat besar. Dan sebaliknya jika ia menyia-nyiakan dan gagal mengelola modal itu dengan baik maka ia akan rugi dan menyesal.

Fikih Hadits

  •  Mengelola dan memanfaatkan nikmat dengan baik adalah bagian dari Syukur kepada Allah SWT.
  • Kesehatan dan kesempatan adalah salah satu kunci dalam berkreasi dan berkarya.
  • Pekah terhadap fungsi dan manfaat nikmat.

[1] Shahih Al-Bukhari, Fii Al-Riqaaq,  Jilid 11 h. 197.

Latest posts by admin (see all)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Close
Dukung Kami !!!
Klik tombol dibawah ini, Terima Kasih