Published On: Mon, Dec 30th, 2013

Kebohongan dan kecurangan (Kajian Surat al-Muthaffifin)

 

Kebohongan dan kecurangan (Kajian Surat al-Muthaffifin)I.  Mukaddimah
Islam mengajarkan kepada umatnya agar berada dalam keadaan benar lahir dan bathin, benar dalam hati, benar dalam perkataan dan benar dalam perbuatan. Antara hati dan perkataan haruslah sama,apalagi antara perkataan dan perbuatan.

Hati yang benar adalah hati yang dihiasi dengan keimanan kepada Allah SWT dan bersih dari segala penyakit..  Benar perkataan apabila semua yang diucapkan adalah kebenaran bukan kebatilan. Dan benar perbuatan apabila semua perbuatan sesuai dengan syariat Islam.

Islam memerintahkan kepada umatnya untuk menjauhi sifat bohong, karena sifat bohong adalah sifat yang sangat tercela .Rasulullah saw menyatakan:”mestinya seorang mu’min tidak mungkin jadi pembohong .Rasulullah saw ditanya  oleh beberapa sahabat :”Apakah ada orang mukmin yang penakut?  Nabi menjawab:’ ada, apakah orang mukmin ada yang kikir ? Nabi menjawab,’ ada..Apakah ada orang mukmin yang pembohong  ? Nabi menjawab :’ tidak.

Seorang muslim harus menjauhi segala bentuk kebohongan ,baik dalam bentuk pengurangan timbangan, pengkhianatan, ingkar janji, kesaksian palsu, Fitnah, gunjingan maupun  bentuk-bentuk lainnya. Berikut ini beberapa bentuk kebohongan yang biasa terjadi di tengah masyarakat.

II. Bentuk-bentuk kebohongan/kecurangan:

1. Mengurangi timbangan
Almuthoffifin adalah: Orang yang mengurangi timbangan atau takaran untuk orang lain dan menambahkannya untuk dirinya sendiri Dalam permulaan surat ini Allah mengumumkan  perang terhadap orang yang mengurangi timbangan atau takaran untuk orang lain dan menambahkannya untuk dirinya sendiri. Yaitu orang yang tidak takut terhadap akhirat dan masa pengadilan di depan dzat yang maha tinggi Allah SWT.

Mengurangi timbangan atau takaran menjadi hal yang biasa pada sebagian masyarakat,baik dengan menambahkan batu,logam,besi yang mengakibatkan pada beratnya barang yang ditimbang ,dan berkuranglah bobot barang yang ditimbang itu atau dengan cara mengurangkan takaran.Kebiasaan seperti ini telah ada semenjak dahulu yaitu pada umat-umat terdahhulu,seperti terjadi pada kaumnya Nabi Syu’aib kaum madyan.Dan kebiasaan itu juga ada pada masyarakat jahiliyyah sebelum datangnya ajaran islam. Namun ada saja oknum umat islam yang melakukan perbuatan tercela ini . Kita lihat kecurangan dan kebohongan ini marak dimana-mana seperti dipasar, di tempat-tempat perdagangan dan tempat-tempat lainnya.

Sababun Nuzul
Ibnu Abbas
berkata :”ketika Rasulullah dating  di madinah ,penduduknya adalah yang terburuk dalam hal takaran kemudian Allah menurunkan “Wailun lilmuthaffifin” setelah itu mereka berubah menjadi baik.”

Allah mengancam orang yang menambah timbangan untuk dirinya dan mengurangkan untuk orang lain  dengan siksaan yang berat ,menunjukkan bahwa pekerjaan itu sangatlah besar dosanya  Penggambaran tentang hari mahsyar serta berdirinya para hamba dengan penuh tawadhu’ dan ketundukan menunjukkkan akan besarnya dosa almuthaffifin.Bahkan Allah telah mengadzab kaum madyan yaitu kaumnya Nabi Syuaib karena mereka tidak menepati timbangan dan  disebabkan karena mereka mengurangi takaran dan timbangan Rasulullah bersabda: ”Barang yang siapa yang melakukan penipuan maka ia tidak termasuk golongan kita”.

Al ghisy adalah: mencampurkan yang baik dengan yang buruk ,mencampur susu dengan air dan lain sebagainya

2. Khianat
Sifat khianat adalah sejelek-jelek sifat bohong yang dimiliki seseorang..Mudharatnya langsung menimpa orang lain . Kalau sifat ini sudah meluas di masyarakat pertanda bahwa masyarakat itu akan hancur .

Allah SWT melarang orang-orang yang beriman berkhianat apalagi kepada Allah dan RasulNya

“Hai orang-orang yang beriman ,Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu,sedang kamu mengetahui (al anfal:27)

Dan Allah pun tidak menyukai para pengkhianat,Firman Allah: “Dan janganlah kamu berdebat un tuk membela orang-orang yang mengkhianati dirinya .seseungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yan g berkhianat dan bergelimang dosa (An nisa : 107)

3. Ingkar janji
Sifat ingkar janji menunjukkan pelakunya memiliki kepribadian yang lemah .Sifat itu memenghilangkan kasih saying dan mendatangkan kemudharatan. Ingkar janji menyebabkan waktu terbuang sia-sia dan melahirkan angan-angan kosong .Oleh karena itu Rasulullah memasukkan ingkar janji sebagai salah satu sifat orang –orang munafiq.

4. Kesakssian palsu
Kebohongan jenis ini mendatangkan kemudharatan besar bagi masyarakat .Orang yang tidak bersalah bisa dijatuhi hukuman berat ,nyawa bisa melayang, harta benda bisa hilang .Semuanya karena kesaksian palsu .Oleh karena itu kesaksian palsu termasuk salah satu dari dosa-dosa besar .

Diriwayatkan oleh abi Bakrah Nufai’ bin haris, Rasulullahn saw bersabda: “tidakkah aku beritakan kepada kalian dosa-dopsa dosa–dosa yang paling besar ?Beliau mengulangi lagi pernyataan tersebut tiga kali .Kemudian para sahabat mengiyakan .Lalu Rasulullah saw menyebutkan yaitu mempersekutukan Allah dan durhaka pada kedua orang tua .kemudian beliau merubah posisinya yang sebelumnya duduk bersetilekan menjadi duduk biasa dan berkata lagi: “begiti juga perkataan dan sumpah palsu “.Beliau mengulang-ulang itu ,hinggga kami berharap mudah-mudahan beliau tidak ,menambahnya lagi ( HR Muttqafaq alaih)

Dan salah satu sifat ibadurrahman 9 hamba-hamba Allah yang akan dapat kasih sayangnya ialah tidak memberikan kesaksian palsu.

“Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu” (Al Furqan : 72)

5. Fitnah
Bisanya sesorang memfitnah orang lain dengan maksud menjatuhkan nama baik atau menggagalkan usahanya atau menginginkan keburukan menimpa orang lain. Fitnah akan mendatangkan mudharat yang sangat besar bagi masuyarajat .Oleh karena itu Allah memerintahkan kepada orang-orang yang bariman untuk melakukan tabayyun,klarifiksii sebelum mempercayai     berita yang disampaikan oleh orang fasik ,supaya tidak mendatangkan malapetaaka kepada orang yang rtidak bersalahk .Sebagaimana firman Allabh dalam surat Al hujuraat : 12)

6. Menggunjing
Sifat ini menunjukkan pelakunya memiliki jiwa yang sakit , tidak ada yang menjadi keinginannya kecuali melihat bertengkar dan bermusuhan  .Allah memberi perumpamaan orang yang menggunjing seperti orang yang memakan bangkai saudaranya (Al hujurat : 12)

III.  Akibat orang yang berdusta /berbohong;
Segala bentuk kemaksiatan termasuk didalamnya kebohongan dan kecurangan  memiliki pengaruh negatif  dan berbahaya bagi hati dan jasmani ,baik di dunia maupun di akhirat .Dan kebanyakan pengaruh perbuatan dosa dan kemaksiatan itu tiodak diketahui ,kecuali oleh Allah SWT. Adapun akibat  dosa kebohongan dan kecurangan itu antara lain :

1. Terhalang dari cahaya imu
Pelangggaran atas setiap ketentuan Allah adalah kebodohan .Sedangkan ilmu adalah cahaya ALLah yang disimpan dalam hati seseorang yang dikehendaki-Nya  dan kemaksiatan bisa memadamkan cahaya ilmu. Suatu ketikan Imam Syafi’I duduk di dekat Imam Malik membacakan sesuatu kepadanya ,kemudian ImamMaliki  merasa kagum dengan apa yanmg ia lihat dari kecerdasan yang sempurna dan kepandaian yang cemerlang dan pemahaman nya atas ilmu yang paripurna. Lalu imamMalik berkata :” Akun berkeyakinan bahwa Allahg telah meletakkan cahaya didalam hatimu,maka jangan padamkan cahaya itu dengankegelapan kemaksiatan”.

Suatu kali imam syafi’i  mengadukan  keburukan hafalannya dalam lantunan syair:

Aku mengadukan kekurang mantapan hafalanku kepada Imam Waqi’

Lalu ia mmberi nasihat untuk menunggalkan segala bentuk maksiat.

Dan dia berkata :”Ketahuilah ,bahwasanya ilmu adalah anugerah ilahi

Dan anugerah ilahi itu tidak akan diberiakan kepada pendosa/pelaku maksiat.

2. Dijauhi manusia dan dibenci Allah
Orang-orang yang berakal adalah orang yang hanya berkawan dengan orang yang jujur dan menjauh dari berteman dengan pembohong,karena bisa-bisa ia kenagetah dari kebohongan temannya itu .karena itu Rasulullah SAW bersabda: ” seseorang itu tergantung kepada siapa yang menemaninya “.

Jika teman itu baik, maka ia akan baik dan jika buruk teman itu maka ia akan buruk

3. Mengurangi keberkahan umur
Pada hakikatnya umur adalah amanat dari Allah SWT , apabila digunakan dalam ketaatan maka beruntunglah ia dalam hidupnya .Namun kika ia gunakan dalam kemaksiatan,maka sekalipun umurnya panjang tetapi tidak bernilai apa-apa karena itu tidaklah berkah hidupnya. Karena ssetiap satuan waktu yang lewat akan dimintai pertanggung jawaban dihada[paan Allah SWt.Dengan demikian seseorang yang berpaling dari Allah dan melakukan kemaksiatan maka ia akan kehilangan hari-hari dalam kehidupannya dan kelak ia akan menyesali perilaku yang yang diperbuatnya di dunia.Dari gambaran ekspresi pennyesalan itu Allah berfirman: “….Dan orang-orang yang berkata alangkah baiknya jia sekiranya akun dulu adalah tanah.” (An naba’ : 40 )

Dalam ayat lain Allah berfirman: ”Dia mengatakan alangkah baiknya bkiranya aku dahulu meengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini “.( Al Fajr; 24 ).

4. Tertutup dari kebaikan
Kita  dapatkan di pasar , banyak para pedagang yang melakukan kecurang dengan mengurangkan takaran atau timbanag. Setelah banyak diketahui oleh para pembeli maka ia akan di jauhi,tinggal orang-orang yang tidak tahu sajalah yang berbelanja dengannya.Dengan demikian mak berkuranglah laba yang itu adalah kebaikan baginya. Begitu juga orang yang terbiasa bohong dengan janji-jianjinya,maka ia akanbanyak dijauhi oelh orang maupun kebaikan

5. Penyebab masuk neraka
Rasulullah bersabda: “…Dan jauhilah sifat bohong karena sifat bohong membawa kejshstsn dsn kejshsts akan membawa ke neraka”.

Karena sifat bohong adalah salah satu sifat orang munafiq,dan Allah mengancam orang–orang munafiq dengan siksaan neraka yang paling bawah.

 “Innal Munafiqina  Fiddarkil asfali minannari.”

 IV .Penutup
Kebohongan dan kecurangan hanya akn mengakibatkan kesengsaraan pelakunya di dunia maupum di akhirat.Didunia dijauhi manusia dan duibencinya sedangkan di akhirat bpasti akan mendapatkan siksa.Oleh karena itu kita berharap mudah-mudahan Allah SWT akan selalu berkenan melimpahkan hidayah dan inayahNya kepada kita dan kita bisa menjauhi sifat tercela irtu  sehingga tidak dibenci manusia di dsunia dan di akhirat masuk surga Amin

 

Latest posts by admin (see all)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Close
Dukung Kami !!!
Klik tombol dibawah ini, Terima Kasih