Published On: Mon, Nov 11th, 2013

Seni Kematian

Seni KematianKalimat Pembuka
Semua kita ingin menggapai keindahan dalam kehidupan ini. Keindahan hakiki yaitu keindahan saat berjumpa sang kekasih yaitu Allah swt. Keindahan saat itulah  yang dimaksudkan dengan seni kematian. Manusia-manusia mukmin yang memiliki jiwa luhur dalam lintas sejarah Islam adalah para pendesain kematian, bagaimana agar kematian mereka begitu indah walau terkadang pahit. Di saat yang lain ada orang yang tidak sedikitpun berfikir tentang desain kematian ataupun seni kematiannya. Hal itu dikarenakan mereka adalah para pecinta sejati terhadap harta, wanita dan dunia. Hanya orang yang memiliki energi spiritual, spirit perjuangan dan kerinduan terhadap Rabbnya yang berfikir tentang seni kematian apapun resiko desain seni kematiannya. Di sinilah kita menemukan jiwa-jiwa yang belum mengenal seni dan desain kematian itu.

Landasan Syar’i
“Dan sungguh kalau kamu gugur dijalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmatNya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan, dan sungguh jika kamu meninggal atau gugur, tentulah kepada Allah saja kamu dikumpulkan.”   (Ali Imran : 157-158)

“Katakanlah, sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemuimu kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”   (al-Jumu’ah : 8)

Inti Gagasan
Seni kematian adalah keindahan kematian yang ingin digapai oleh jiwa-jiwa luhur yang didasari pada sebuah keyakinan bahwa hidup ini hanya lah untuk Allah swt. Jadi seni kematian adalah milik orang-orang yang memiliki sifat-sifat keluhuran dan segaligus cita-cta luhur. Ia tidak popular di kalangan pecinta maksiat. Karena kemaksiatan itu sendiri akan menghancurkan obsesi-obsesi unggulan yang  direncanakannya.

Seni kematian sangat indah digambarkan oleh Al-Qur’an. Namun dihadapan keindahan kematian itu tidak semua orang ingin menggapainya. Maka untuk merealisasikan hal itu butuh penguatan-pengauatan yaitu aqidah yang benar dan lurus, pengetahuan akan hakekat kematian dan pengetahuan kita tentang para desainer seni kematian.

Info Qur’ani tentang Kematian

1. Kematian adalah taqdir yang telah ditetapkan

Allah swt berfirman : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati……” (al-Anbiya’ : 35)

Kesadaran yang abadi akan kematian bahwa ia adalah ketentuan yang pasti akan membantu setiap mukmin untuk mendesain kematiannya dan selalu siap untuk menghadapinya. Karena ia rela atau tidak, setuju atau tidak setuju ia adalah suratan ilahi yang pasti.

2. Kematian adalah akhir dari kehidupan yang fana untuk menuju kehidupan yang indah dan menyenangkan bagi hambanya yang beriman.

Allah swt berfirman : “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya, surga tempat tinggal(nya)”      (an-Nazi’at : 40-41)

3. Kematian adalah peristiwa yang tidak dapat ditunda

Allah swt berfirman : “Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah dating waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan”  (al-Munaafiquun : 11)

Sikap manusia terhadap seni  kematian

1. Cinta terhadap seni kematian

Abu Bakar berkata kepada Khalid bin Walid : “Wahai Khalid hendaknya kamu senang kepada kematian niscaya kamu akan mendapatkan kehidupan”

Abu Bakar berkomentar tentang Ali bin Abi Thalib :”Demi Allah, sungguh anak Abu Thalib menyukai kematian daripada kesukaan bayi terhadap susu ibunya“

2. Ragu terhadap seni kematian

Mereka adalah ahli maksiat, yang merorientasi hidupnya dengan kenikmatan-kenikmatan semu. Sehingga mereka menjadi ragu untuk mendesain kematian yang berestetika.

3. Berpaling dari seni kematian

Rasullullah saw melukiskan tentang orang-orang yang berpaling seni kematian dalam sabdanya :

“Nyaris umat-umat itu mengepung kalian sebagaimana orang=orang yang makan mengepung nampannya. Lalu seorang sahabat radiyallahu ‘anhu berkata, Apakah jumlah kami saat itu sedikit ya Rasullallah ? Nabi menjawab, Pada saat itu jumlah kamu banyak akan tetapi kamu laksana buih dilaut. Allah benar-benar mencabut dari hati musuh-musuhmu rasa takut dan Allah memasukkan ke dalam hatimu kelemahan. Seorang sahabat bertanya, Apakah yang dimaksud dengan kelemahan itu ya Rasullallah ? beliau menjawab, Cinta kepada dunia dan benci kepada kematian”

Kiat Mendesain Seni Kematiaan
Ada beberapa kiat yang dapat kita lakukan untuk mendesain seni kematian, yaitu :

a. Membangun Komitmen Aqidah yang kokoh
Hanya orang yang beraqidah benar sajalah yang memilki tekad untuk mendesain seni kematiannya. Karena orang-orang yang aqidahnya terkontaminasi dengan kesyirikan tidak mungkin mereka bercita-cita besar untuk menggapai keindahan dalam kematiannya karena tujuan hidup yang tercampur dengan tujuan yang salah.

b. Memahami hakekat kematian
Kematian adalah hal yang unik. Karena ia tidak pernah menginformasikan kepada siapapun. Sehingga ketika kematian merupakan rahasia ilahi. Maka selalu berada dalam kondisi yang terbaik adalah kunci untuk menggapai seni kematian itu sendiri.

c. Merencanakan kematian yang paling indah
Cita-cita syahid atau semisalnya merupkan cita-cita yang sangat legal. Sehingga seorang mukmin yang telah merencanakan itu semua. Seluruh hidupnya akan senantiasa ia arahkan untuk menggapai cita-cita besar itu.

d. Memahami balasan Allah atas peraih kematian yang estetis.
Ayat-ayat Al-Qur’an bertaburan dengan janji Allah Atas pendesain seni kematian. Di sinilah orang akan tergugah untuk merealisasikanya karena memang balasan Allah itu sangat menggiurkan yaitu surga dengan penuh pernik-pernikn

e. Belajar dari para dosen seni kematian
Sahabat-sahabat Rasullullah adalah desainer seni kematian. Karena mereka adalah orang-orang yang memiliki pemahaman yang utuh tentang kematian. Dan hidup di zaman yang penuh dengan perjuangan menegakkan da’wah islam.

Kalimat Penutup
Setiap kita mendapatkan kesempatan untuk mengukir seni kematian. Yaitu kematian terindah yang hanya Allah berikan hanya satu kali dalam perjalanan hidup di alam fana ini. Namun ia sangat menentukan terhadap perjalanan panjang di alam keabadian yaitu akherat. Tetapi seni kematian selalu hadir dari orang-orang yang memiliki aqidah yang kokoh dan lurus tentang Islam yang diwujudkan dalam antion riil yaitu amal-amal Islami. Selamat mengukir seni kematian anda.

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Close
Dukung Kami !!!
Klik tombol dibawah ini, Terima Kasih