Tidak Malu Bertanya

Tidak Malu Bertanya

عَنْ أُمِّ سَلَمَة رَضِىَ اللهُ عَنْهَا قََالَتْ : جَاءَتْ أُمُّ سُلَيْم إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَتْ : يَا رَسُوْلَ اللهِ , إِنَّ اللهَ لا يَسْتَحْيِى مِنَ الْحَقِّ , فَهَلْ عَلى الْمَرْأَة ِمِنْ غُسْلٍ إِذَا احْتَلَمَتْ ؟ قَالَ النَّبِيّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : “إِذَا رَأَتْ الْمَاءَ”, فَغَطَتْ أُمّ ُسَلَمَة – تَعْنِي وَجْهَهَا- وَ قَالَتْ : يَا رَسُوْلَ اللهِ ، وَ تَحْتَلِمُ الْمَرْأَةُ ؟ قَالَ : “نَعَمْ ، تَرِبَتْ يَمِيْنُكَ، فَبِمَ يُشْبِهُهَا وَلَدُهَا”

Dari Ummu salamah ra , dia berkata : “Ummu Sulaim datang kepada Rasulullah saw seraya berkata: ”Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu menerangkan yang hak, apakah wanita juga wajib mandi jika ia bermimpi? Rasulullah saw menjawab :”Ya, apabila ia mimpi dan keluar mani” maka ummu salamah menutup wajahnya ,dan berkata, “Ya Rasulullah, Benarkah wanita juga bermimpi mengeluarkan mani ? Rasul bersabda : semoga kamu diberkahi, (kalau tidak) dari mana anak bisa menyerupai ibunya ?.

Hadits ini memberi penegasan adanya akhlaq mendasar yang dimiliki setiap wanita tak lain adalah Rasa Malu. Jikalau rasa malu itu sesuatu yang terpuji ketika dimiliki oleh seorang laki-laki, maka dia adalah sifat yang sangat mendasar yang dimiliki wanita. Ini adalah sifat yang sangat mulia, bahkan wajib mereka milliki. Oleh karenanya hadits di atas menjadi saksi adanya rasa malu pada generasi yang bersih (sahabat), “Dia menutup wajahnya”, “terbukalah rahasia wanita”, namun karena dalamnya pemahaman, wanita tersebut tetap berani maju untuk bertanya, “Sesungguhnya Allah tidak malu pada yang hak”.

Selain dari apa yang telah digambarkan sebelumnya, rasa malu pada diri seorang wanita juga termasuk tampil dalam bentuk menutup aurat, ketenangan, berhijab, tidak bersuara dengan nada menggoda, tidak keluar kecuali jika ada keperluan. Yang dapat membantu mereka memiliki karakter ini adalah ketika seorang wanita muslimah mengetahui peran dan tugas asasinya, mengerti tabiat penciptannya, dan tugas utamanya dalam hidup ini. Dalam hal ilmu dan pengajaran, Aisyah ra berkata : ”Sebaik-baik wanita adalah wanita anshar, rasa malu tidak meghalangi mereka untuk mendalami agama”. Terkait dengan hadits ini Ummu Sulaim berkata : “Sesungguhnya Allah tidak malu dari kebenaran”.

Fiqhul Hadits :
1- Malu adalah sifat dasar wanita, ia adalah sifat yang terpuji.
2- Janganlah rasa malu menghalagi seseorang untuk memperdalam agama
3- Keluarnya mani menjadi penyebab wajibnya mandi.
4- Wanita juga bermimpi basah sebagaimana laki-laki dan dan bisa keluar mani.

banner 468x60

No Responses

Leave a Reply